Karya Eva Apippah Roelaf Archlifers
![]() |
sumber foto : http://www.picasaweb.google.com/ |
Di bawah keringnya udara
Aku haus . . . . .
Akan canda tawanya
Di bawah panasnya matahari
Aku terbakar . . . . .
Akan raganya bersama yang lain
Di bawah mendungnya awan
Aku terteduh. . . . .
Terteduh mengingat masa lalu dengannya
Di bawah derasnya hujan
Aku menggigil . . . . .
Menggigil karna menunggu pelukannya
Di bawah rintiknya hujan
Aku menangis . . . . .
Karna gelombang hati yang tak menentu
Di bawah indahnya pelangi
Aku tersenyum . . . . .
Mengenang warna-warni hariku bersamanya
Di bawah gelombang pantai
Aku terombak
Dan terbangun
Teringat kenangan masa lalu itu
Yang tak mungkin dapat terulang . . .
Aku haus . . . . .
Akan canda tawanya
Di bawah panasnya matahari
Aku terbakar . . . . .
Akan raganya bersama yang lain
Di bawah mendungnya awan
Aku terteduh. . . . .
Terteduh mengingat masa lalu dengannya
Di bawah derasnya hujan
Aku menggigil . . . . .
Menggigil karna menunggu pelukannya
Di bawah rintiknya hujan
Aku menangis . . . . .
Karna gelombang hati yang tak menentu
Di bawah indahnya pelangi
Aku tersenyum . . . . .
Mengenang warna-warni hariku bersamanya
Di bawah gelombang pantai
Aku terombak
Dan terbangun
Teringat kenangan masa lalu itu
Yang tak mungkin dapat terulang . . .