Ayo gabung! Poskan karya anda ke salonsastra@yahoo.com atau salonsastra@gmail.com. Karya anda bisa berbentuk puisi, prosa atau renungan (maks. 1 hal quarto), dalam bentuk teks, audio maupun video. Kunjungi juga Obrolan Sastra Salonsastra di Facebook dan Salon Sastra Grup di Flickr.

11.13.2010

Menjelma Angin

karya :
Fitriani Um Salva

sumber foto : internet

sebab engkau angin
aku tak mampu menafsirkan sosokmu
serta irama majnunmu

tanpa kata

aku kehilangan wajah tuk melukismu
sebab sendiri aku melintas hujan yang basah
resah tak merekah

maka biar kumelompat menjelma angin
menghambur dari kota ke kota lain
menghembus mimpi yang mengering

MENUJU JALAN MU


Lagu karya
 Dessy

11.12.2010

SUATU MALAM (di Batu Raden)

Widi Hatmoko
 
sumber foto : http://www.safa.tv/
berbatang-batang rokok habis sudah terhisap
bergelas-gelas air menyerupai kencing kudapun kering dalam tegukan
aroma farhum lokal  bermerek impor menyebar
berbaur asap nikotin, apek keringat para tamu yang berajojing
kamar-kamar petak sudah terisi
ringkik binal mendengus di atas ranjang-ranjang yang bergoyang
menandingi hentakan irama dangdut
mengerang, menggelepar, lalu terkapar
sebuah petualangan usai sudah di penghujung malam
satu-persatu tangan-tangan  itu  menyeka butiran keringat
selesai ronde terakhir dipecahkan

pahalakah, sedekah
atau pengganti butiran cinta yang tersisi?
menyusup di bra-bra produk kakilima

mata air—air matanya, mengalir
menyusuri pipi yang dipupuri bedak-bedak penari lengger
menjamah leher, merembasi pembungkus payudara
kebawah sampai kelangkangan yang terasa perih
membasahi kasur-kasur yang terbalut kain-kain lusuh
entah, dengan warna apa
Merah—mungkin
jingga atau biru seperti langit
dan menggenangi seluruh ruangan petak

seraya bibir itu berbisik,
 “sayang..
jika suatu hari kita bertemu
jangan kau sapa aku
apalagi kau dekati  diriku
lupakan semua perjalanan malam ini
tidak ada cinta diantara kita”

Banyumas 2010