Ayo gabung! Poskan karya anda ke salonsastra@yahoo.com atau salonsastra@gmail.com. Karya anda bisa berbentuk puisi, prosa atau renungan (maks. 1 hal quarto), dalam bentuk teks, audio maupun video. Kunjungi juga Obrolan Sastra Salonsastra di Facebook dan Salon Sastra Grup di Flickr.

1.02.2011

Surga Pada Ibu

oleh
Shobir Poer

Audio - Video Salon Sastra Jilid 2
Kumpulan Puisi Ibu 


1.01.2011

IBU

oleh
Retno Budiningsih

Audio - Video Salon Sastra Jilid 2
Kumpulan Puisi Ibu

Gairah Malam Tahun Baru Dalam Angan Seorang Lelaki yang Tak Pernah Tepati Janji

Karya Alfikry Ilmi

sumber foto : http://www.artserver.nl/


Sayang, mari kita pulang
tubuh mulai sempoyongan
tak sabaran  lanjutkan tualang.

Alaram pagi belum berbunyi
ayam jantan pun masih enggan bernyanyi.
Mari sayang mari
mari pulang lanjutkan tualang.

Sebelum ranjang karatan
mari sayang mari
kita telanjang
kau telentang
berpacu mencapai klimaks.
O, nikmat.
O, bejat.
Kita tanpa ikatan.

Padang, 1 januari 2010

Sajak Tahun Baru

karya Jimmy Hollyfield Culxs
sumber foto : http://www.crestock.com/

Sejenak menulis guratan sajak,..
menyapa bait senandung alam,..
telah terpijak tinggalkan tapak,..
...cermin dalam kancah mendulang asa,..

Antara durasi perjalanan sang kala,..
menukik menit dan detik,..
tinggalkan hari helaan poros 24 digit,..
bulan berganti bulan tanpa lelah,..
tahun menjelma lembaran baru,..
dimana silam kaki menapak bumi,..
meniti rintis asa raungan naluri,..
hasrat terbingkai imaji,..
meraih bayang bayang misteri,..

Tiada deretan eja merangkai kata,..
menggantung lirih kosa kata ragawi,..
di punggung kompas jiwa,..
ikrar hati di pintu tahun baru,..
semarakan butir kemilau kristal,..
menjadikan tahun special,..
nan kan arungi langkah,..
rehabilitas bina insan lajur depan,..
intai di sepenggal kelam,..
agar cahya kemuliaan bersinar terang,..
dan tak lepas garis arsiran ILLAHI,..

Memory Akhir Tahun 31122010

12.31.2010

Cepat Bangun Nak

karya Alfikry Ilmi

sumber foto : http://www.artserver.nl/

Bangun, nak.
Lekas mandi
sebelum didahului matahari.
Hari tak sudi menanti
waktu tak mau menunggu.
Kita harus segera pergi
Mencari remah roti
penyambung hidup pagi ini.

Mari, nak.
Mari keluar
Dari pengap rumah yang kita dirikan di pinggir kali
mereka selalu bilang tak layak huni
sementara janji membumbung tinggi
belum juga ditepati.

Cepat, nak.
Percepat gerakmu
kita kejar mimpi-mimpi yang tak terbeli
barangkali ada yang tercecer di jalanan
atau nyangkut di tali jemuran.

Perhatikan, nak.
Tajamkan matamu
Begitu banyak masa depan yang kita temui pada sampah-sampah itu
kau pungutlah satu persatu
plastik, kaleng, besi, kardus, sepatu, kertas, baju
jika beruntung kita dapat buku
kau bisa peroleh ilmu
meski tak sebanyak anak-anak gedongan
yang sekolah untuk mendapatkan pengakuan.

Sekarang matahari bermahkota di atas kepala
Badan kita dipanggang di bawahnya.

Istirahatlah, nak
di bawah beringin itu.
Tapi jangan terlalu nyaman
apalagi sampai ketiduran.
nanti kita diseret paksa keamanan.
Kota ini butuh keindahan!

Alfikry Ilmi
Padang, 28 Desember 2010

Dijerat Pesona

By Rochyana Rohadi

sumber foto : http://www.triansyah.files.wordpress.com/

Tek dur!...
tek dur!...
tek tek dwar!...
bintang-bintang kecil berpencar

Blar!...merak mekar
dalam warna indah
merah, kuning, hijau,ungu
membelah angkasa
di antara ribuan bintang kecil
dari letusan petasan dan kembang api
beraneka lainnya

Tek duk duk!...
blem! ... dwar!...
dwar!...sekarang kembang-kembang
cantik memukau...
bagai liontin raksasa
granat muncrat
hadirkan bintang-bintang berwarna
aneka

Wajah-wajah tengadah
terpinga...
mata melotot
bibir rata-rata setegah terbuka
dijerat pesona
dua ribu sebelas,sudah...
Sadarkah baru saja membakar uang
hasil kerja?

BISMILLAH

Karya Lika Niea

sumber foto : internet

Wajahku telah penat memikirkan dunia...

Maka kupilih berWUDHUI....

Tanganku terlalu letih menggapai cita-cita....

Maka kupilih berTAKBIR....

Pundakku tak kuasa lagi memikul amanah....

Maka kupilih berSUJUD....

Aku telah ikhlas akan semua....

Aku talah mendekatkannya pada-MU....

Agar kutunduk disaat yang lain tetap angkuh....

Agar kuteguh disaat yang lain mulai runtuh....

Agar kutegar disaat yang lain jatuh terlempar....

Semoga ALLAH menempatkanku dalam golongan orang yang sabar....

WALAFWU MINKUM....

12.29.2010

Mengukir pena di atas tanah

Karya Ade Riyan Purnama

sumber foto : http://www.maulsyahidah.files.wordpress.com/


Bila nanti saatnya
aku hanya ingin bercerita tentang emak
cerita tentang ia memberi nama
yang akan tertulis di atas tanah


Bila nanti saatnya
aku hanya ingin menangis di atas pangkuan emak
tempat dimana aku menangis pertama
yang mengajarkan alif, ba, ta, tsa
dalam tangisan harap dewasa


Mak...
dalam isakmu ada butiran embun pucat anakmu
kini aku tertidur mak.. lelap sekali
semoga di tapak kakimu tetap ada surga untukku

SUDAH KALAH AKU

Puisi karya Endang Supriadi
sumber foto : internet

sudah kalah aku. percuma atap kubangun
pintu kupasang, roda kuputar, payung
kubuka. aku renta, tumbuh langsung tua
dagingmu dagingku beda. aku berdarah
awan, engkau berdarah kawah
benar-benar jauh panggang dari api

sukmaku menggelontor seperti air bah
yang tak berakar, namun justru
mengepung seluruh tempat persembunyianmu
ini aku, cemara yang bergoyang
rantingku tempat senggama burung-burung
langit membungkusnya berabad-abad,
tapi engkau begitu rela membakarnya.

sudah kalau aku. percuma kuberi nama manis
pada pisau, kuberi nama salju pada batu
kuberi nama rindu pada badai, kuberi nama
sorga pada kubur. kereta kepedihan ini,
terus melangsir di sendi-sendi pikiranku.

Citayam, Pebruari 2006